Selamat datang di blog Dunia Farmasi Informasi Dunia kesehatan, Tips Kesehatan dan Ilmu Dunia Farmasi - Kenali Obatnya, Obati Penyakitnya
Social Media

Kamis, 15 Mei 2014

Waspada Makan Gorengan Berlebihan !!!

Assalamualaikum dan Salam Sehat Sejahtera (3S) bagi kita semua, kali ini saya akan posting masalah tentang gorengan yang tergolong berbahaya, nah tentu sahabat Dunia Farmasi pernah menikmati gorengan seperti pada gambar diatas, tentu kelihatan lezat bukan ??

Tapi, apakah kalian tau Bahaya dari Makan Gorengan? Mungkin sebagian orang sudah tau dampak tersebut, tapi masih saja ingin menyantapnya. 
Namun, dibalik rasa gorengan yang enak tersebut. Gorengan bisa membahayakan kesehatan anda di waktu mendatang misalnya, kolestrol tinggi. Dari kolestrol tersebut bisa saja berpengaruh langsung ke jantung Anda.

Sebelumnya, tahukah anda kenapa minyak goreng yang telah dipakai memasak tidak baik untuk dipakai lagi? 
alasannya adalah karena saat pemanasan (dipakai) untuk kedua atau ketiga kali, struktur asam lemak yang dikandung minyak goreng bisa berubah dan berakibat buruk bagi tubuh kita.


Didalam minyak goreng terkandung asam-asam lemak baik yang jenuh (tidak memiliki ikatan rangkap) maupun yang tak jenuh (memiliki ikatan rangkap). Yang bagus untuk tubuh adalah asam lemak tak jenuhnya. Makanya diiklan minyak goreng selalu di sebut-sebut mengandung asam lemak tak jenuh ganda. Tapi  asam lemak tak jenuh yang sering dipanaskan apalagi dalam suhu tinggi  dapat memicu terjadinya isomer geometri di sekitar ikatan rangkap pada senyawa asam lemak tak jenuh.  
Di alam,  konfigurasi disekitar ikatan rangkap umunya Cis, dan sedikit yang berstruktur trans. Namun dengan pemanasan dapat meningkatkan jumlah asam lemak trans (Trans Fatty Acid / TFA).
Trus apa efeknya asam lemak trans bagi tubuh ? menurut penelitian TFA memberikan efek yang lebih buruk dibandingkan asam lemak jenuh dan kolesterol dalam menyebabkan berbagai penyakit seperti jantung koroner.

Kembali kedampak berbahaya makan gorengan !!

Sebelum membeli gorengan, ada beberapa yang harus diperhatikan diantaranya:
  • Pembukus Gorengan
    Penjual dipinggiran atau warung-warung kecil, biasanya menggunakan koran, majalah, dan kertas-kertas yang sudah digunakan sebagai tempat pembukus gorengan. Perlu diketahui bahwa bila tinta terkena panas atau minyak maka tintan tersebut akan larut. Dan bila tertelan dengan sesering mungkin, maka akan menyebabkan akumulasi dalam jaringan tubuh.
  • Minyak Goreng Bekas
    Minyak untuk menggoreng biasa pedagang tidak menggunakan minyak baru dibeli, karena mereka sering menggunakan minyak dalam beberapa kali pakai. Perlu anda ketahui bahwa minyak yang sering di pakai atau bekas terdapat zat radikal bebas yang dapat beresiko terhadap kesehatan anda. Adapun penyakit-penyakit yang timbul seperti metabolisme kolestrol.

Mengkosumsi gorengan dengan sesering mungkin dapat merusak dinding usus. Kanker usus besar adalah suatu keganasan di dalam usus besar sampai dengan dubur dan lebih banyak dialami oleh kaum laki-laki.

Berikut ini gejalanya:


Gejala Kanker Usus Besar Akibat Gorengan

  • Penurunan berat badan
  • Jika selesai BAB perut masih terasa kenyang atau berisi
  • Sering muncul rasa sakit dan kembung di perut.

Selain gangguan pada dinding usus, gorengan juga dapat memicu penyakit yang keras lainnya, diantarnya:
Penyakit Akibat Makan Gorengan

  • Nyeri Dada
    Nyeri dada atau heartburn merupakan sensasi terbakar pada dada yang sering menjadi parah pada saat mengambil posisi berbaring atau membungkuk. Heartburn disebabkan oleh bergeraknya asam lambung ke dalam esofagus (saluran makanan yang mengalirkan makanan dari mulut ke lambung). Cara terbaik menghindari masalah tersebut dengan mengurangi asupan gorengan dan ganti dengan masakan yang dikukus atau direbus.
  • Tukak lambung (Ulcer)
    Tukak lambung merupakan luka yang terjadi di sekitar bagian dalam lambung atau usus yang menyebabkan rasa nyeri pada sistem pencernaan. Penyakit ini disebabkan bakteri yang disebut Pylori. Gorengan menyebabkan keasaman dan ulkus di perut Anda. Jadi, menghindari konsumsi junk food dapat mengurangi masalah perut.
  • Gangguan Pencernaan
    Merasa tidak nyaman di perut merupakan gejala dari adanya gangguan di pencernaan. Walaupun gangguan perut ini bukan masalah kesehatan yang sangat serius, tetapi sangat umum dialami banyak orang. Gangguan pencernaan terjadi karena makanan berlemak yang sangat asam dan berat pada perut. Jika Anda mengunyah makanan dengan baik, maka menjadi mudah dicerna dan dapat mengurangi masalah perut Anda.
     

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Ini yg aku cari, cocok untuk makalahku !!

thx min

Dunia Farmasi mengatakan...

sama-sama gan, makasih kunjungannya :)

Terima Kasih telah berkunjung, Semoga selalu diberikan kesehatan oleh-Nya Aamiin
Designed By Muhammad Adnan Andriawan